Layer proses
Cut-through, V-groove, drilling, dan marking dipisahkan agar tool serta kedalamannya tidak tertukar.
Alur dan kontur panel direncanakan dari file agar sambungan serta arah lipatan lebih mudah dikendalikan.
Pelajari keputusan proyek ↓
ACP biasanya membutuhkan lebih dari sekadar cut-through. V-groove, arah lipatan, muka coating, radius sudut, flange, serta posisi sambungan perlu diterjemahkan menjadi layer dan toolpath yang jelas.
Kedalaman groove yang tidak konsisten dapat membuat lipatan retak atau sulit dibentuk. Kesalahan orientasi muka panel dan mirror file juga berisiko menghasilkan modul yang tidak sesuai arah elevasi.
Cut-through, V-groove, drilling, dan marking dipisahkan agar tool serta kedalamannya tidak tertukar.
Sisi coating, arah serat visual, dan orientasi panel dikunci sejak nesting sampai packing.
Lebar flange, radius, sudut, dan allowance mengikuti ketebalan serta metode pembentukan.
Galeri membantu membaca proporsi, pola, material, dan cara hasil digunakan. Spesifikasi tidak ditarik hanya dari foto; setiap detail tetap dikonfirmasi melalui ukuran serta file kerja.
Anda tidak harus mengetahui semua istilah teknis. Kirim data yang sudah ada, tandai yang belum diputuskan, lalu gunakan daftar ini sebagai agenda pembahasan bersama tim.
File panel beserta layer proses
Ukuran modul dan arah muka
Kedalaman groove serta arah lipatan
Posisi sambungan dan fixing
Jumlah, kode panel, serta urutan pemasangan
Istilah “rapi”, “presisi”, atau “siap pasang” perlu memiliki konteks. Pemeriksaan dipilih menurut fungsi produk, sisi yang terlihat, sambungan, proses berikutnya, dan kesepakatan pada brief.
Kedalaman V-groove diperiksa pada sampel
Dimensi cut-through dibandingkan dengan file
Arah muka dan mirror diverifikasi
Sudut serta flange ditinjau sebelum bending
Kode modul dicocokkan saat packing
Referensi dipakai untuk menyamakan arah visual, bukan langsung disalin menjadi file produksi. Ukuran bidang, material, struktur, finishing, hak desain, dan kondisi pemasangan harus ditinjau lebih dulu. Tim akan menjelaskan bagian yang dapat dipertahankan dan bagian yang perlu disesuaikan.
Kirim ukuran, jumlah, material bila sudah ditentukan, foto lokasi atau produk, file vector/drawing bila tersedia, kebutuhan finishing, lokasi serah terima, dan target waktu. Data yang belum ada dapat ditandai agar dibahas sebagai keputusan terbuka.
Lingkup dapat berbeda menurut jenis proyek. Cutting, routing, engraving, deburring, bending, welding, coating, assembly, pengiriman, survey, atau pemasangan harus ditulis eksplisit pada brief dan penawaran agar tidak ada asumsi tersembunyi.
Kirim foto, ukuran, referensi, material, jumlah, lokasi, serta target waktu. Tim akan memisahkan keputusan yang sudah jelas dari data yang masih perlu dikonfirmasi.